Nidi Gandrung
Selasa, 04 Februari 2014
Senin, 23 Desember 2013
IndustriKreatif Potensi
Indonesia Menembus Pasar Internasional
DAFTAR ISI
Pendahuluan
…………………………………………………………………….2
Latar
belakang…………………………………………………………………..2
Rumusan
Masalah………………………………………………………………3
Tujuan dan Kegunaan………………………………………………………….3
Isi………………………………………………………………………………...4
Pengertian Industri
Kreatif…………………………………………………....4
Pengertian Pasar Internasional………………………………………………4
Jenis produk kreatif yang dhasilkan
Indonesia…………………………….6
Mengapa harus industri kreatif………………………………………………7
Bagaimana cara mengembangkan
industri kreatif………………………..12
Kesimpulan……………………………………………………………………..13
PENDAHULUAN
Latar belakang
Jika membicarakan pasar internasional, dalam benak kita akan
langsung terfikir Negara adidaya yaitu Amerika Serikat karena Negara tersebut
menguasai 20% dari market share perdagangan dunia karenanya USD menjadi salah
satu mata uang yang paling berpengaruh dalam setiap perdagangan internasional.
Menjadi sangat menarik jika kita bangsa Indonesia ikut lebih berperan dalam
perdagangan internasional.karena sebenarnya, Indonesia Negara yang besar dan
memiliki potensi yang dapat menarik mata konsumen dunia untuk menggunakan
produk dari Indonesia.
Disini saya sebagai penulis ingin membahas tentang industri kreatif
Indonesia yang dimana dari sudut pandang saya industri ini adalah industri yang
cukup potensial untuk menembus pasar internasional jika dikelola dan diberi
sedikit fasilitas dan kepedulian oleh pemerintah. Jika bicara otomotif ataupun
barang-barang elektronik benak kita akan berfikir tentang jepang dan china,
berbicara tentang minyak maka kita akan berfikir tentang Negara-negara timur
tengah, berbicara tentang fashion kita akan teringat dengan itali dan prancis.
Akan sangat sulit bagi Indonesia untuk menembus pasar internasional jika kita
bermain pada segmentasi tersebut. Maka seharusnya kita berusaha mencari
segmentasi baru yaitu industry kreatif salah satunya untuk menembus pasar
internasional, mengapa demikian karena salah satu potensi Indonesia berada di
point tersebut dan jika pemerintah dapat fokus pada segmentasi ini bukan hal
yang mustahil bahwa dunia akan berfikir Indonesia untuk produk-produk kreatif
dan mata mereka akan selalu berpaling ke Indonesia saat mereka memikirkan
produk-produk handmade yang unik.
Salah satu masalah Indonesia adalah tingkat pengangguran yang
tinggi dan jika kita bermain pada industry kreatif maka akan banyak produsen-produsen
padat karya yang akan memperkerjakan banyak orang karena industry ini
mengandalkan tangan-tangan kreatif bukan mesin dengan produktifitas tinggi
namun tangan manusia dengan eksklusifitas yang tinggi. Dengan hal tersebut maka
akan meningkatkan tinkat pendapatan penduduk karena terkikisnya tingkat
pengangguran. Semoga tulisan yang saya buat ini nantinya akan berarti dan
memberikan dampak positif bagi saya sebagai penulis dan para pembaca.
Rumusan
Masalah
Pengertian industry kreatif ?
Pengertian pasar internasional ?
Jenis dan produk kreatif yang dihasilkan Indonesia ?
Mengapa harus industri kreatif ?
Bagaimana cara mengembangkan industrikreatif ?
Tujuan
dan Kegunaan
·
Tujuan tulisan
ini adalah untuk mengetahui lebih dalam industry kreatif serta potensinya untuk
menembus perdagangan internasional
·
Kegunaan
tulisan ini adalah berguna untuk membuka wawasan tentang perdagangan dan bisnis
internasional serta industry kreatif agar potensi-potensi Indonesia dapat lebih
tereksplor dan dapat mendongkrak neraca perdagangan internasional.
·
Tulisan ini
sebagai ujian tengah semester mata kuliah manajemen keuangan internasional
ISI
Pengertian
industry kreatif
Industri kreatif adalahindustri yang memanfaatkan sumberdaya dari
individu-individu berupa keterampilan, kreatifitas, dan inovasi yang dapat
menciptakan suatu komoditas dengan nilai jual dan darinya dapat menciptakan
suatu lapangan pekerjaan dengan memanfaatkan daya kreasi dan daya cipta
individu tersebut.Dengan demikian peran yang sentral dari industry kreatif
inilah adalah individu yaitu manusia itu sendiri.dengan demikian dengan
memanfaatkan industry kreatif ini, Indonesia akan mengurangi jumlah penganguran
karena industry ini termasuk dalam kategori industry padat karya.
Pengertian
pasar internasional
Pasar
internasional adalah suatu wadah mekanisme perdagangan yang dapat mempertemukan
pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi perdagangan dalam lingkup
internasional, antara Negara satu dan lainnya. Maka setiap negara dapat
melakukan transaksi perdagangan dengan negara lain dengan menggunakan mekanisme
perdagangan seperti ini. Pada hakikatnya suatu negara sama halnya dengan
indivdu dimana dia memiliki permintaan dan penawaran atas suatu komoditas. Negara
tidak dapat memenuhi setiap kebutuhannya secara sendiri melainkan suatu negara
harus melakukan perdagangan internasional untuk memenuhi kebutuhannya sendiri
melalui impor dan negara tersebutpun dapat melakukan penawaran terhadap suatu
komoditas yang dibutuhkan negara lain melalui ekspor. Dengan keterbatasan
tersebutlah maka tercipta perdagangan internasional.
Melalui
perdagangan internasional suatu negara dapat memenuhi kebutuhannya, dan melalui
perdagangan internasional juga suatu negara dapat menjalin suatu hubungan
dengan negara lain. Melalui perdagangan internasionalpun kita dapat melihat
negara mana yang kuat secara perekonomian dan negara mana yang lemah.kita dapat
melihat hal tersebut dari mata uang yang beredar dalam pasar valas
internasional.
Kita dapat
asumsikan mata uang yang sering dipakai sebagai alat tukar dalam perdagangan
internasional adalah mata uang negara yang maju dalam perekonomian.Mengapa
demikian, karena negara yang memiliki mata uang hard currency dapat dipastikan
negara tersebut memiliki peran yang besar dalam perdagangan internasional
karenanya mata uangnya banyak dibutuhkan. Dengan hal tersebut kita akan melihat
semakin tinggi ekspor suatu negara maka semakin tinggi permintaan terhadap mata
uang negara tersebut.
Semakin tinggi
tinggi pula ekspor suatu negara maka negara tersebut akan mengalami surplus
pada neraca perdagangan internasional yang artinya negara tersebut mendapatkan
keuntungan jika kita asumsikan negara tersebut suatu perusahaan. Jika suatu
negara mendapatkan keuntungan maka masyarakat negara tersebut mendapatkan
keuntungan berupa fasilitas dan tunjangan serta lain sebagainya maka terbukti
bahwa negara yang mempunyai peran besar dalam perdagangan internasional adalah
negara yang maju dalam perekonomian.
Jenis dan produk kreatif yang dihasilkan
Indonesia
Indonesia
mengelompokkan Industri Kreatifnya kedalam 14 kelompok industri (subsektor),
dan 14 subsektor industri kreatif tersebut adalah seperti dibawah ini.
|
1. Arsitektur
|
8. pasar barang dan seni
|
|
2. Desain
|
9. penerbitan dan percetakan
|
|
3. Fashion
|
10. periklanan
|
|
4. film,video,
fotografi
|
11. Permainan Interaktif
|
|
5. kerajinan
|
12. riset dan pengembangan
|
|
6. layanan
computer dan piranti lunak
|
13. seni pertunjukan
|
|
7. musik
|
14. televisi dan radio
|
Dari 14
subsektor industry kreatif yang di sebutkan diatas terbagi menjadi enam
kelompok besar :
1.
kelompok
publikasi dan presentasi dengan menggunakan media:
Penerbitan & percetakan, dan periklanan.
2.
kelopok yang
mengandung budaya yang disampaikan melalui media elektronik :
Televisi & radio dan Film, video ,& fotografi.
3.
kelopok yang
mengandung budaya yang disampaikan ke publik baik secara langsung ataupun
dengan menggunakan media elektronik :
musik dan seni pertunjukan .
4.
kelompok yang
padat kandungan seni dan budaya :
Kerajinan dan pasar barang seni.
5.
kelompok desain
:
desain,fashion dan arsitektur.
6.
kelompok dengan
muatan teknologi :
Riset dan Pengembangan, Permainan Interaktif, dan Teknologi
informasi & jasa perangkat lunak.
Dengan mengelompokan tersebut maka fokus akan semakin terlihat dan
pengembangan yang dilakukanpun akan semakin efektif dan sesuai dengan apa yang
ingin dilakukan.
Mengapa harus industri kreatif
Menjadi pertanyaan
yang sangat menarik, saat negara yang kaya kan sumberdaya alam seperti
Indonesia menjadi negara yang miskin. Salah satunya adalah karena negara ini
tidak dapat mengolah sendiri ataupun memanfaatkan sumber daya yang ada dengan
sebaik mungkin. Kita dapat melihat negara singapura, negara yang sangat sempit
tersebut menjadi salah satu negara yang maju dikawasan asia tenggara. Singapura
tidak memiliki sumberdaya alam yang cukup seperti layaknya Indonesia, namun
mengapa negara tersebut dapat lebih maju dibandingkan Indonesia.Menurut saya
salah satunya adalah fokus, mengapa demikian : singapura mereka hanya negara
transit dimana produk-produk dari luar singapura masuk dan mereka hanya
mengganti merek dari produk-produk tersebut kemudian menjual kembali dengan
harga yang lebih mahal. Seharusnya Indonesia juga dapat fokus dalam
pengembangan satu hal yang benar-benar berpotensi dinegara ini, dan saya
menjatuhkan pilihan saya kepada industry kreatif.Bukan hanya pilihan namun saya
melihat banyak sisi positif dari industry ini dan sangat sesuai jika industri ini
dikembangkan di Indonesia.
Alasan saya antara lain:
·
Industri
kreatif industri yang padat karya.
·
Industri
kreatif industri yang tidak mengeksploitasi kekayaan alam.
·
Industri
kreatif industri yang cenderung hanya manghasilkan sedikit limbah.
·
Industri kreatif
melatih masyarakat untuk berfikir mandiri.
·
Industri
kreatif sangat erat kaitannya dengan ragam budaya yang ada di Indonesia.
·
Indonesia
memiliki basis mengembangkan industry ini karena 43% penduduknya termasuk dalam
kategori berusia muda.
Mari kita bahas masing-masing alasan diatas :
Salah satu masalah Indonesia adalah negara ini memiliki jumlah
pengangguran yang cukup tinggi. Jika jumlah pengangguran suatu negara cukup
tinggi secara otomatis negara tersebut akan memiliki jumlah pendapatan
perkapita yang rendah. Dengan pengembangan sektor industri padat karya maka
akan menyerap jumlah pengangguran tersebut dan menaikkan pendapatan pendudukan
di negara tersebut dengan demikian daya beli masyarakat akan meningkat. Maka
dengan pengembangan industry kreatif ini akan membantu menurunkan jumlah
kemiskinan di Indonesia dan maka layak jika industri ini dikembangkan oleh
pemerintah.
Dari 14 subsektor diatas mari kita menyoroti satu subsektor yaitu
kerajinan. Kita lihat dari subsektor kerajinan kita dapat memanfaatkan sampah
menjadi hal yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi sebagai contoh misal
sampah plastik diolah menjadi tas, taplak meja, gordyn dan lain sebagainya.
Jika kita menyoroti hal tersebut maka industry kreatif sama sekali tidak
mengeksploitasi kekayaan alam namun industry ini malah melestarikan dan menjaga
alam karena didalamnya kita mengurangi sampah yang notabene dapat merusak alam
menjadi hal yang lebih bermanfaat. Jika kita mencoba melihat dari subsektor
lain misal seni pertunjukan disinipun tidak ada sama sekali hal yang mengarah
pada pengeksploitasian sumber daya alam maka dengan demikian kekayaan alam
Indonesia akan tetap terjaga, yang dimana Indonesia menjadi paru-paru dunia itu
akan terus terjaga agar bumi yang kita huni tempat kita berpijak ini dapat
terus lestari sampan nanti kelak. Dan dari poin ini pula industry ini selaknya
dapat menjadi alternative pengembangan industry
di Indonesia
Dari 14 subsektor diatas secara mayoritas adalah intangiable produk
dan mereka tidak mengeluarkan limbah berbeda dengan tangiable produk dimana
dalam proses pembuatannya mereka mengeluarkan limbah dan dari beberapa
subsektor yang termasuk tangiable produk merekapun tidak menghasilkan limbah
malah mereka mengolah limbah menjadi suatu barang yang berguna dan memiliki
nilai ekonomis seperti yang termasuk dalam subsektor Kerajinan, yang telah
dijelaskan sebelumnya bahwasanya mereka mendaur ulang limbah menjadi barana
yang memliki nilai guna. Terjawablah pertanyaan kita bahwa dari pion ini juga
industry kreatif layak untuk dikembangkan di Indonesia.
Memang ini agak sulit untuk difahami, marilah coba kita fahami
maksud dari poin ini mengapa industry kreatif melatih masyarakat untuk berfikir
mandiri. Industry kreatif sarat dengan keterampilan, inovasi dan kreasi berbeda
dengan indutri lain misal dalam industry perakitan sepeda motor jika satu
pekerja bertugas memasang mur bagian block mesin maka dalam kesehariannya dia
hanya melakukan hal itu. Disinilah kita dapat melihat bahwa industry kreatif
memicu pola piker para pekerjanya untuk terus melakukan inovasi dan kreatifitas
dan ini sangat berhubungan dengan kemandirian seseorang.Karena seseoarang yang
mandiri adalah dia yang bisa memiliki ide dan kemampuan untuk bertahan dalam
berbagai situasi yang terjadi. Coba kita bayangkan jika dalam keseharian kita
hanya memasang mur dan suatu saat terjadi perubahan dalam kehidupan kita maka
apa yang akan terjadi. Kita akan sangat sulit untuk menyikapi apa yang akan
kita lakukan dengan perubahan tersebut. Karena pola pikir kita menjadi beku
dengan keseharian yang hanya seperti itu. Dan jika hal yang sama terjadi dengan
individu yang bekerja pada dunia industry kreatif, mereka akan secara mudah
melewati fase ini karena dalam keseharian mereka, mereka telah terbiasa
disodorkan dengan masalah-masalah dan hal-hal baru dalam pekerjaanya, dengan
demikian mereka akan lebih kuat dan taft saat menghadapi fase atau
perubahan-perubahan ini. Dari poin ini pula kita dapat menarik kesimpulan bahwa
industri kreatif ini layak untuk dikembangkan karena banyak hal yang positif
yang dapat dikembangkan dari industri ini.
Dalam poin kali ini saya akan membuat suatu analogi ringan misal
seorang nelayan dipesisir pantai tba-tiba suatu saat di disuruh untuk menggarap
suatu lahan persawahan dan begitu pula sebaliknya seorang petani dia dipaksa
untuk melaut menggantikan seorang nelayan maka apa yang akan terjadi. Secara
logika mungkin petani dan nelayan tersebut masih bisa malakukan pekerjaannya
namun pekerjaannya tidak akan maksimal karena itu tidak sesuai dengan
keseharian yang ada disekitar mereka. Dalam subsektor seni pertunjukkan dan
kerajinan misal. Masyarakat Indonesia sangat kental dengan ragam kesenian dan
budaya dari masing-masing wilayah di Indonesia .Masyarakat Indonesia pula
sangat dekat dengan kerajinan-kerajinan tangan asli buatan Indonesia. Dengan
analogi diatas maka pengembangan industry kreatif akan semakin mudah karena
industri ini sudah menyatu dalam keseharian massyarakat Indonesia. Maka
hasilnya akan sangat maksimal karena itu telah ada dikeseharian mereka, dan
lagi ini akan menjaga kebudayaan Indonesia menjadi tetap lestari sebagai bentuk
proteksi Indonesia atas budaya-budaya asing yang disini dalam tanda kutip
budaya asing yang negatif. Dengan hal ini kita akan menunjukkan kepada dunia
bahwa Indonesia punya corak warna sendiri dan inilah bangsa kami, bangsa dengan
ragam budaya yang menarik bermacam suku dan ras yang bersatu dan kita akan maju
dengan mempertahankan itu semua jika kita fokus untuk mengembangkan industri
kreatif ini.
Presiden pertama negeri ini pernah berucap “ berikan aku 1000
orang tua maka akan aku cabut semeru dari akarnya dan berikan aku 1 orang
pemuda maka akan aku goncangkan dunia” makna dari kata diatas sudah sangat
jelas bahwa dengan basis pemuda yang dominan dinegara ini kita memliki
tenaga,inovasi,kreatifitas, dan ide yang masih segar pula. Dan urat nadi dari
pengembangan industry kreatif adalah hal diatas jika secara mayoritas negara
ini memiliki pemuda maka semakin banyak pula ide-ide dan kreatifitas itu akan
muncul dari jiwa-jiwa yang masih segar ini. Dengan demikian pengembangan
industri ini akan semakin mudah. Hal itu harus segera direspon positif oleh
pemerintah karena jika tidak segera di eksekusi maka mungkin kita akan
kehilangan pasar ini karena pasar ini telah dimasuki oleh negara lain. Maka
sebaiknya jika cepat industri ini untuk dikembangkan.
Bagaimana cara mengembangkan industrikreatif
Menurut saya ada 6 (enam) hal utama yang harus ada dan menjadi
sinergi dalam pengembangan industry kreatif antara lain :
1.
Kreatifitas :
Jelas dalam industry kreatif kreatifitas merupakan input utama yang
harus ada dan tida bisa ditawar.
2.
Produksi :
Dalam industry kreatif produksi merupakan kristalisasi dari
kreatifitas yang harus diwujudkan dalam suatu kenyataan, karena tanpa produksi
maka akan hanya menjadi sia-sia kreatifitas yang ada.
3.
Komersialisasi:
Ini sebuah industri jadi harus ada penjualan, pemasaran, pelayanan,
dan promosi untuk mengenalkannya kepada para pembeli.Dan dari sinilah kita
memperkenalkan kepasar internasional produk industry kreatif kita.
4.
Distribusi :
Setelah komersialisasi maka harus ada distribusi harus ada jalur
yang ditentukan untuk menyampaikan produk ini ketangan penikmatnya atau
ketangan konsumen.
5.
Sistem :
Banyak industri yang sebenarnya berpeluang namun tidak memiliki
sistem yang baik maka sistem harus tertata dengan baik dengan jelas.Dan jika
sistem tersebut telah berfungsi dengan baik maka menjadi hal yang sangat
mungkin jika pasar internasional untuk industry kreatif, Indonesia yang menjadi
market leadernya.
6.
Dukungan
pemerintah :
Pemerintah harus bersinergi jika ingin industry ini berjalan.Misal
dengan memberikan kreadit lunak, pelatihan dan mentoring bisnis, serta
penyuluhan kepada masyarakat untuk mendukung program pengembangan industry
kreatif ini.
Kesimpulan
Industri kreatif
merupakan industri yang sarat akan dengan kreatifitas, jadi selama kreatifitas
ini terus ada dalam benak masyarakat Indonesia maka industri ini akan terus
berjalan. Kemudian dukungan pemerintah merupakan motor penggerak agar industry
ini terus menembus pasar internasional. Bukan hal yang mustahil bagi Indonesia
untuk menguasai segmen ini karena memang Indonesia memiliki basis-basis utama
dalam pengembangan industry ini.keunikan dan ragam budaya Indonesia harus terus
dikembangkang dan ditunjukan kepada dunia, selain untuk eksistensi ini juga
untuk meningkatkan taraf hidup rakyat Indonesia.Maka dari ulasan ini saya
sedikit telah menjawab judul diatas bahwa industri kreatif potensi Indonesia
menembus pasar internasional.
DAFTAR PUSTAKA
3. http://fauzanaziz.wordpress.com/2013/03/12/perkembangan-industri-dan-ekonomi-kreatif-di-indonesia/Kontribusi
Industri
5. http://businessvirginonline.com/wp-content/uploads/2010/06/Small-Business-Ideas-and-Consumer-Trends.jpg
6.
Santoso,
Mu’min. 2013. Menjaring Orang Kreatif dengan Kreatif,
Jakarta: Majalah Market+, Edisi Mei 2013.
Langganan:
Komentar (Atom)



